Memakai masker tampaknya sederhana, tetapi jika cara penggunaannya salah, perlindungan terhadap polusi udara menjadi tidak optimal. Masker terbaik sekalipun akan sia-sia jika ada celah yang memungkinkan udara kotor masuk ke saluran pernapasan.
Berikut panduan lengkap cara memakai masker kesehatan (termasuk KN95, KF94, dan Duckbill) yang benar sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan RI dan CDC Amerika.
Sebelum Memasang Masker: Cuci Tangan Terlebih Dahulu
Langkah pertama yang sering dilewatkan adalah mencuci tangan. Sebelum menyentuh masker, pastikan tangan dalam keadaan bersih. Cucilah dengan sabun dan air mengalir, atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol.
Tangan yang kotor dapat memindahkan kuman, debu, atau polutan ke bagian dalam masker yang kemudian menempel di area hidung dan mulut.
Langkah-Langkah Memasang Masker dengan Benar
Setelah tangan bersih, ikuti enam langkah berikut:
1. Periksa Kondisi Masker
Pastikan masker dalam keadaan baik, tidak robek, tidak sobek, dan talinya tidak putus. Masker yang rusak tidak akan memberikan perlindungan maksimal. Segera ganti dengan masker baru jika ditemukan kerusakan.
2. Bedakan Sisi Luar dan Dalam
Untuk masker sekali pakai seperti KN95 atau KF94:
- Sisi yang berwarna (biasanya biru, hijau, atau putih) menghadap ke luar.
- Sisi yang polos atau putih menempel ke wajah.
Memasang masker terbalik akan mengurangi kenyamanan dan efektivitas filtrasi.
3. Posisikan Masker Menutupi Hidung, Mulut, dan Dagu
Letakkan masker pada wajah sehingga menutupi tiga area sekaligus: hidung, mulut, dan dagu. Jangan hanya menutup mulut saja, apalagi hanya digantung di dagu. Ketiga area harus tertutup sempurna.
4. Pasang Tali Masker ke Telinga
Masker KN95 dan KF94 umumnya memiliki tali elastis yang dikaitkan ke telinga. Pasang tali kiri dan kanan dengan nyaman. Hindari terlalu kencang hingga sakit, tetapi jangan terlalu longgar hingga masker mudah bergeser.
5. Tarik Bagian Bawah hingga Menutupi Dagu
Setelah kawat hidung rapi, tarik bagian bawah masker ke bawah hingga menutupi dagu dengan sempurna. Pastikan tidak ada celah di sisi kiri dan kanan masker.
Uji Kedap Udara (Seal Check)
Setelah masker terpasang, lakukan uji sederhana berikut:
Letakkan kedua telapak tangan di sekeliling tepi masker (tanpa menyentuh bagian depan masker). Kemudian hirup napas cepat. Jika terasa ada udara yang bocor dari sisi masker, berarti masker belum terpasang rapat. Sesuaikan posisi masker atau bentuk ulang kawat hidung hingga benar-benar rapat.
Prinsip semua masker adalah membentuk segel (seal) yang sempurna ke wajah. Tanpa segel yang baik, masker sehebat apa pun tidak akan efektif menyaring polutan.
Cara Melepas Masker yang Benar
Melepas masker juga memiliki aturan tersendiri. Jangan asal cabut karena bagian depan masker telah terkontaminasi polutan dan kuman.
- Jangan sentuh bagian depan masker – Bagian luar masker kotor karena sudah menyaring polusi seharian.
- Pegang talinya – Lepaskan kaitan masker dari telinga dengan memegang tali atau ikatannya, bukan bagian maskernya.
- Buang atau simpan dengan benar – Untuk masker sekali pakai (KN95, KF94), buang langsung ke tempat sampah. Jika masker masih bersih dan akan dipakai kembali, simpan di kantong kertas atau wadah bersih dan kering.
- Cuci tangan kembali – Setelah melepas masker, cuci tangan lagi dengan sabun atau hand sanitizer.
| Jenis Masker | Tips Khusus | Waktu Penggunaan |
| KN95 | Perhatikan bentuk 3D-nya agar pas di wajah. Kawat hidung wajib dirapatkan sempurna. Jangan memakai dua masker sekaligus karena bisa mengganggu segel. | Maksimal 8 jam atau segera ganti jika lembap. |
| KF94 | Buka lipatan masker sebelum dipasang. Desain lipat (foldable) perlu direntangkan terlebih dahulu. | Maksimal 8 jam atau segera ganti jika kotor/lembap. |
| Duckbill | Pastikan bagian bawah sudah ditarik hingga menutupi dagu. Model paruh bebek memberikan ruang napas lebih lega. | Ganti jika terasa lembap atau setelah pemakaian lama. |
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Agar perlindungan maksimal, jangan melakukan hal-hal berikut:
- Masker hanya menutup mulut, hidung terbuka – Hidung, mulut, dan dagu harus semua tertutup.
- Menyentuh bagian depan masker saat dipakai – Bagian luar masker kotor dan terkontaminasi.
- Memakai masker yang sudah basah atau kotor – Masker lembap tidak akan bekerja optimal. Segera ganti.
- Menggantung masker di dagu atau leher saat tidak dipakai – Ini menyebabkan kontaminasi silang. Jika perlu melepas sementara, simpan di kantong kertas.
- Memakai masker KN95/KF94 terlalu lama – Efektivitas maksimal sekitar 8 jam. Setelah itu, ganti dengan yang baru.
Kapan Harus Mengganti Masker?
Masker tidak dapat digunakan terus-menerus. Ganti dengan masker baru jika:
- Telah dipakai selama 8 jam penuh (atau setara dengan aktivitas seharian)
- Sudah terasa lembap atau basah karena napas atau keringat
- Tampak kotor, ada noda, atau talinya mulai kendor
- Tidak dapat menempel rapat lagi ke wajah
- Baru pulang dari area dengan polusi sangat tinggi atau tempat ramai
Catatan penting: Jangan mencoba mencuci atau mendisinfeksi masker KN95/KF94 untuk dipakai ulang. Untuk masyarakat umum, tidak ada metode yang aman dan efektif untuk membersihkan masker jenis ini.
Kesimpulan

Memakai masker bukan sekadar “memasang lalu lupa”. Perlindungan maksimal hanya diperoleh jika masker dipasang dengan benar: tangan bersih, masker menutupi hidung-mulut-dagu, kawat hidung dibentuk rapat, dan uji kedap udara dilakukan.
Demikian pula saat melepas, pegang talinya, jangan sentuh bagian depan, dan cuci tangan kembali.
Dengan mengikuti panduan ini, masker KN95, KF94, dan Duckbill dari MIUMASK akan bekerja optimal melindungi dari polusi udara. Terapkan kebiasaan ini setiap hari demi kesehatan pernapasan Anda dan keluarga.
Sumber: Kementerian Kesehatan RI, CDC (Centers for Disease Control and Prevention), ANTARA, dan berbagai sumber kesehatan terpercaya.

